Bulan Juli sudah ada rencana ke
Jogja untuk menghadiri nikahan teman kampus di daerah Klaten. Walaupun acara
nikahannya di Klaten, aku dan teman tetap milih buat nginep di Jogja biar habis
kondangan bisa jalan-jalan sekitaran Jogja. Aku memang berencana memaksimalkan
akhir pekan dengan kondangan dan kangen-kangen sama kulineran jogja karena udah
lama tidak berkunjungan kesana. Seminggu sebelum berangkat stalking instragram
buat cari referensi kulineran di Jogja nanti. Nah, ketemulah info event di
jogja dari salah satu foodgram jogja (@javafoodie) yaitu Pasar Kangen Jogja
2018. Pasar kangen Jogja 2018 diadakan tanggal 7 – 16 Juli 2018 di Taman Budaya
Yogyakarta (TBY). Dengan adanya event ini aku siap kangen-kangenan karena di
Pasar Kangen Jogja akan ada sekitar 100 stand yang diisi dengan kuliner,
kerajinan, barang lawas dan kelompok seni trandisional. Yupp,,, mari kita ke
Jogja!!!
Minggu pagi, setelah sarapan Sota
Pak Narto di daerah Tamansari langsung berangkat ke TBY. Pertama datang disana
langsung disambut dengan suara musik tradisional dari kelompok seni yang sedang
tampil. Menikmati sebentar pertunjukan kelompok seni jogja yang diisi oleh para
remaja. Waktunya untuk muterin stand
yang kebanyakan diisi oleh kuliner khas Jogja dan sekitarnya.
Disini ada beberapa kuliner dan
jajanan masa kecil yang sempat aku icip-icip bersama temanku, yup kita mulai
dengan kuliner berikut :
1. Gulali
dan Sirup Limun
Permen manis ini
jadi salah satu jajanan dulu yang wajib dicoba, karena abang-abang gulali sudah
cukup sulit ditemui langsung. Sebernernya akan lebih seru kalau liat proses
pembuatnya sebelum membeli, tapi kebetulan ini abang yang jualan lagi istirahat
jadi kita langsung beli yang sudah tersedia saja. Kalau kalian sekolah di
daerah Jogja dan sekitarnya pasti kalian tidak akan asing dengan minuman Limun
ini. Rasa yang harus dicoba dan jadi favorit adalah Limun Sarapella. Limun
sarapella ini terbuat dari kombinasai batang tanaman sarsaparilla dan air berkarbonasi.
Kalau ditanya soal rasanya, akupun harus mikir keras buat ngejelasinnya, karena
yang terbayang rasa kenangan masa kecil dibanding rasa air berkarbonasi ini,
manis, semriwing dan nada pahit-pahitnya gitu.
2. Jajanan
Anak SD 90’an
Yap mari kita
cicipi semua jajanan yang dulu sering kita beli diwarung saat kita sekolah.
Disini kita bisa nyobain hampir semua jajanan SD, dari mulai snack gulai ayam,
mie lidi, coklat logo ayam jago, permen gambar kaki, arum manis, permen davos,
permen karet yosan, dan coklat choyo-choyo.
3. Lempeng
Juruh
4. Jenang
Gempol dan Clorot
Jenang gempol
terdiri dari jenang dan gempol yang kemudian disiram kuah santan, jenang disini
semacam bubur sumsum berwarna coklat dan gempol terbuat dari tepung beras yang
dibulat-bulatkan. Seporsi jenang gempol denagn es batu seharga Rp. 8.000 siap
dinimakti bersama matahari siang Jogja, segarrr.
5. Es
Gosrok
Es kepal
yang sedang kekinian mungkin
terinspirasi dari es gosrok ini. Es Gosrok merupak es batu yang di serut
(digosrok) lalu dikepal-kepal dan diberi perasa dari beberapa sirup yang
berbeda warna.
6. Mie
Lethek
Kalau disuruh
memilih dari semua kuliner yang dikangenin di Pasar Kangen Jogja 2018 adalah
menu mie lethek ini. Mie khas jogja dulu sering sekali aku makan saat sedang
berada di rumah simbah Bantul Jogja. Mie Lethek biasanya dimasak seperti
membuat mie goreng, disajikan dengan cara dipincuk lalu diberi potongan daun seledri
dan sedikit sambal, rasanya sungguh mengharukan, enak sekali, kalian wajib coba
saat berkunjung ke Jogja ya.
Setelah
menikmati berbagai kuliner tradisinonal diatas, selesai sudah kangen-kangenan
hari ini di Pasar Kangen Jogja 2018. Semoga event seperti ini akan terus
bertambah di Jogja, selain buat kangen-kangen orang yang pernah tinggal di
Jogja , bisa juga jadi event ngumpulnya para pedagang untuk saling support
ekonomi mikro kita.
Selamat
Menjelang Akhir Pekan.
Referensi :





Comments
Post a Comment